Renungan

Menjadi Partner Tuhan

Ayat : Yer. 28-30; 1 Yoh. 3

Dalam pengertian yang unik, seorang ibu sebenarnya bekerja sama dengan Tuhan. Seorang perawat Kristen yang sedang bertugas di kamar bersalin sebuah rumah sakit, menenangkan pasien dengan kalimat tadi. Pasien wanita yang mengalami rasa sakit selama berjam-jam itu hampir putus asa sebelum akhirnya dia mendengar tangisan pertama bayinya.
"Ibu," bisik sang perawat, "cobalah untuk berpikir, bahkan saat anda merasa teramat sakit, bahwa anda menjadi partner Tuhan dalam melahirkan bayi ini ke dunia," Perasaan tertekan sang pasien mulai berkurang setelah mendengar kalimat ini. Cahaya baru menyinari wajahnya." Oh! Saya belum pernah berpikir seperti itu. Menjadi partner Tuhan!' serunya.
Tuhan mencari para ibu yang akan menjadi mitra-mitra-Nya, yang membawa anak-anaknya kepada Yesus. Betapa diberkatinya anak-anak kecil tersebut karena mereka digendong dalam tangan Sang Juruselamat. Tetapi sebelumnya, para ibulah yang pertama kali harus membawa mereka kepada-Nya.
Hari-hari dan tahun-tahun terus berlalu, namun Tuhan akan selalu menjadi Partner yang aktif. Dia akan berbagi beban dengan anda. Dia akan menuntun anda dengan nasehat-nasehat-Nya. Dia juga akan menyediakan pertolongan, yang seringkali tak terbayangkan, bagi para ibu yang percaya pada-Nya.
Ada ungkapan "Beban yang dibagikan adalah separuh dari keseluruhan beban', maka tak diragukan lagi kebenaran ungkapan tersebut bila Yesus menjadi Partner dalam berbagi beban. Hubungan partner ini tak dapat dihancurkan, baik oleh uang, jarak, waktu, maupun kematian.
Saat Yesus berkata, "Pikullah kuk yang Kupasang." Dia mengundang kita untuk menjalin hubungan dengan-Nya.

Edisi - 23 Feb 2020

download

Edisi - 16 Feb 2020

download

Shallom

Kami sangat senang dengan kunjungan Saudara/i dan berdoa agar Saudara/i menerima berkat Tuhan Yesus yang melimpah melalui website ini.

Mari bergabung bersama dalam Ibadah kami yang disertai dengan doa, pujian, dan penyembahan, biarlah Firman Tuhan Yesus menjamah dan memberkati kehidupan Saudara/i.